Pergerakan dinar

Tabungan M-Dinar

Gold Dinar Jameela

Gold Dinar Jameela...Kunjungi kami di Mila Salon Jl.Kota Bambu Raya RT 008 RW 04 No:7 Kota Bambu Selatan-Jakarta Barat Belakang RS.Harapan Kita dan RS.Dharmais-Slipi 021-5653390 Mobile-phone:085880957788.

Owner Gold Dinar Jameela

Gold Dinar Jameela...Kunjungi kami di Mila Salon Jl.Kota Bambu Raya RT 008 RW 04 No:7 Kota Bambu Selatan-Jakarta Barat Belakang RS.Harapan Kita dan RS.Dharmais-Slipi 021-5653390 Mobile-phone:085880957788.

Gold Dinar Jameela

Kunjungi kami di Mila Salon Jl.Kota Bambu Raya RT 008 RW 04 No:7 Kota Bambu Selatan-Jakarta Barat. Belakang RS.Harapan Kita dan RS.Dharmais-Slipi 021-5653390 Mobile-phone:085880957788.

Gold Dinar Jameela

Kunjungi kami di Mila Salon Jl.Kota Bambu Raya RT 008 RW 04 No:7 Kota Bambu Selatan-Jakarta Barat Belakang RS.Harapan Kita dan RS.Dharmais-Slipi 021-5653390 Mobile-phone:085880957788.

Gold Dinar Jameela

Kunjungi kami di Mila Salon Jl.Kota Bambu Raya RT 008 RW 04 No:7 Kota Bambu Selatan-Jakarta Barat Belakang RS.Harapan Kita dan RS.Dharmais-Slipi 021-5653390 Mobile-phone:085880957788.

Jumat, 08 Juni 2012

Dinar terbaik adalah yang kita nafkahkan untuk keluarga


Tidaklah Allah Azza wa Jalla memerintahkan satu perkara, melainkan perkara itu pasti dicintaiNya dan memiliki keutamaan di sisiNya serta membawa kebaikan bagi para hamba. Termasuk masalah memenuhi nafkah keluarga.
Melalui lisan RasulNya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah Azza wa Jalla telah menjelaskan tentang keutamaan memberi nafkah kepada keluarga. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
دِيْنَارٌ أنْفَتَهُ في سَبِيْلِ اللهِ وَ دِيْنَارٌ أنْفَتَهُ في رَقَبَةٍ وَ دِيْنَارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلىَ مِسْكِيْنٍ وَدِيْنَارٌ أنْفَتَهُ في على أهْلِكَ أعْظَمُهَا أجْرًا الَّذِي أنْفَتَهُ على أهْلِكَ
“Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk membebaskan budak, dinar yang engkau sedekahkan kepada orang miskin, dan dinar yang engkau nafkahkan kepada keluargamu, pahala yang paling besar adalah dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu”
Al Hafizh Ibnul Hajar Al Asqalani berkata,”Memberi nafkah kepada keluarga merupakan perkara yang wajib atas suami. Syari’at menyebutnya sebagai sedekah, untuk menghindari anggapan bahwa para suami yang telah menunaikan kewajiban mereka (memberi nafkah) tidak akan mendapatkan balasan apa-apa. Mereka mengetahui balasan apa yang akan diberikan bagi orang yang bersedekah. Oleh karena itu, syari’at memperkenalkan kepada mereka, bahwa nafkah kepada keluarga juga termasuk sedekah (yang berhak mendapat pahala, Pen). Sehingga tidak boleh memberikan sedekah kepada selain keluarga mereka, sebelum mereka mencukupi nafkah (yang wajib) bagi keluarga mereka, sebagai pendorong untuk lebih mengutamakan sedekah yang wajib mereka keluarkan (yakni nafkah kepada keluarga, Pen) dari sedekah yang sunnat.”
Adalah satu hal yang sangat tidak logis, apabila ada suami yang makan-makan bersama teman-temannya, mentraktir mereka karena ingin terlihat hebat di mata mereka, sementara anak dan isterinya di rumah mengencangkan perut menahan lapar. Dimanakah sikap perwira dan tanggung jawabnya sebagai suami?
Satu hal yang juga tidak kalah penting untuk diingat, bahwa suami wajib memberi nafkah dari rizki yang halal. Jangan sekali-kali memberi nafkah dari jalan yang haram, karena setiap daging yang tumbuh dari barang yang haram berhak mendapat siksa api neraka. Sang suami akan dimintai pertanggungan jawaban tentang nafkah yang diberikan kepada keluarganya.
JENIS-JENIS NAFKAH
Jenis nafkah yang wajib, yaitu segala sesuatu yang dibutuhkan oleh sang isteri serta keluarganya, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Qudamah. Termasuk kategori nafkah wajib ini -tanpa ada perselisihan ulama- meliputi kebutuhan primer, seperti makanan, minuman, pakaian dan tempat tinggal, perhiasan serta sarana-sarana dan peralatan yang dibutuhkan isteri untuk memenuhi kebutuhan primernya, juga pemenuhan kebutuhan biologisnya. Semua itu wajib dipenuhi oleh suami.
Demikian juga dengan pengadaan pembantu rumah tangga, tidak wajib bagi suami, kecuali jika hal itu (memberikan pembantu rumah tangga) sudah menjadi satu hal yang lumrah dalam keluarga sang isteri, ataupun di kalangan keluarga-keluarga lain di kaumnya. Namun yang penting harus diperhatikan, pengadaan pembantu rumah tangga ini juga tidak terlepas dari kesanggupan suami untuk memenuhinya. Jika tidak mampu memberikan pembantu rumah tangga untuk isterinya, maka tidak wajib bagi suami untuk mengadakannya, karena Allah tidak membebani seseorang di luar kesanggupannya.
Bakhil dan kikir adalah sifat tercela yang dilarang Allah Azza wa Jalla. Allah Azza wa Jalla telah memberikan ancaman berupa kebinasaan dan dosa bagi suami yang tidak mau memenuhi nafkah keluarganya, padahal ia mampu untuk memberinya. Hal ini bisa kita fahami, karena memberi nafkah keluarga adalah perintah syari’at yang wajib ditunaikan suami. Apabila seorang suami bakhil dan tidak mau memenuhi nafkah anak serta isterinya, berarti ia telah bermaksiat kepada Allah dengan meninggalkan kewajiban yang Allah bebankan kepadanya, sehingga ia berhak mendapat ancaman siksa dari Allah. Wal’iyadzu billah.

sumber informasi : ustadz Yusuf mansur...

Kamis, 07 Juni 2012

Kenapa dinar tidak dipakai di Arab Saudi????


Banyak yang suka bertanya: mengapa Pemerintah Saudi Arabia memakai uang riyal kertas, dan bukan Dinar dan Dirham? Ini sebagian jawabannya.
Untuk menjawab pertanyaan mengapa Saudi Arabia memakai uang kertas riyal, dan bukan Dinar emas dan Dirham perak, kita perlu mengetahui posisi kerajaan ini. Pada mulanya wilayah Hijaz adalah bagian dari Daulah Utsmaniah yang, tentu saja, menggunakan Dinar emas dan Dirham perak sebagai mata uangnya. Pada pertengahan abad ke-18, sebuah amirat lokal, dipimpin oleh amirnya, Muhammad ibn Sa’ud (meninggal 1765), menguasai suatu desa yang kering dan miskin, Dariyah. Karena kegiatannya yang selalu membuat onar, dan mengganggu jamaah haji, kelompok Al Sa’ud terus-menerus dalam konflik dengan pemerintahan Utsmani.
Beberapa tahun kemudian, berkat bantuan seorang broker politik, Rashid Ridha namanya murid dari Muhammad Abduh, untuk memperkuat rong-rongan terhadap Istambul, anak cucu Ibn Sa’ud membangun aliansi dengan Pemerintah Kolonial Inggris. Aliansi ini terjadi pada masa Sa’ud bin Abdal Aziz, anak Abdal Aziz Ibn Sa’ud, cucu Muhammad ibn Sa’ud. Untuk perannya ini Ridha ‘menerima imbalan 1,000 pound Mesir untuk mengirimkan sejumlah utusan ke provinsi Arab di [wilayah] Utsmani untuk memicu pemberontakan,’ pada 1914.
Ketika itu Ridha juga telah mendirikan sebuah organisasi lain, Liga Arab (Al-jami’a al-arabiyya), dengan tujuan menciptakan ‘persatuan antara Semenanjung Arabia dan provinsi-provinsi Arab di Kekaisaran Utsmani’. Agenda organisasi ini adalah pendirian ‘Kekhalifahan (Konstitusional) Arab’, suatu rencana yang tidak pernah terwujudkan. Yang lahir kemudian adalah Kerajaan Saudi Arabia.

Berkat kolaborasi antara Sa’ud bin Abdal ‘Azziz – dengan legitimasi teologis dari Wahabbisme, atau ajaran Syekh Muhammad ibn Wahhab – dan pelindungnya Winston Churchil, PM Inggris ketika itu berdirilah kemudian sebuah kerajaan nasional di tanah Hijaz, pada 8 Januari 1926. Pada 1932 Tanah Hijaz, yang semula merupakan bagian dari Daulah Utsmani, oleh rezim yang baru ini secara resmi dinamai: Sa’udi Arabia! Inilah satu-satunya negara di dunia ini yang mendapat nama dari nama seseorang. Salah satu mata rantai awal pemberontakan ini sendiri, adalah Amir di Najd waktu itu, Abdullah Ibn Sa’ud, berhasil ditangkap dan akhirnya dipancung di depan istana Topkapi, di Istanbul, setelah diadili dan dinyatakan sebagai seorang zindiq, pada 1818.
Meninggalkan Muamalat
Sejak awal, Pemerintahan Saudi Arabia, merupakan sekutu kekuatan Kristen-Barat (semula Inggris, kemudian Amerika Serikat), dan menjadi semakin erat dengan ditemukannya minyak pada tahun 1950-an. Beroperasinya perusahaan minyak raksasa (Aramco = Arabian-American Oil Company) yang markas besarnya di Dahran, di tempat yang sama dengan Pangkalan Militer AS (berdiri 1946), di Hijaz, merupakan simbol dan sekaligus sumber kekuasaan Rezim Sa’ud sampai detik ini. Semakin hari kita ketahui Rezim Saud makin meninggalkan muamalat, dan mengislamisasi kapitalisme barat.
Raja Abdul Aziz bin Sa’ud, pendiri Saudi Arabia, berkuasa penuh mulai tahun 1926 sampai 1953. Pada mulanya, setelah memasuki Mekkah (8 Jumadil Ula 1343 H), beliau menolak berlakunya sistem uang kertas di wilayahnya, setelah memusnahkan uang kertas lira Turki sekuler yang beredar di Haramain. Pada masa dia memerintah jamaah haji dari penjuru dunia menggunakan belbagai jenis koin emas perak dari negerinya masing-masing. Namun koin dinar Hashimidan real perak Austria - Maria Theresa, juga riyal perak Hijazyang paling populer di sana.

Maka, pada tahun 1950-an, sempat populer di Amerika Serikat, anekdot kisah Raja Abdul Aziz yang selalu membawa harta kerajaan yang berupa koin emas-perak kemanapun dia pergi bagaikan orang kolot dan primitif. Namun setelah dia wafat, penggantinya, Raja Sa’ud bin Abdul Aziz (1953-1964), bersikap lain. Sejak ia berkuasa, Pemerintah Kingdom of Saudi Arabian (KSA) mendirikan bank sentral yang bernama: Saudi Arabian Monetary Agency (SAMA) dan menerbitkan uang kertas riyal pada tahun 1961 melalui Dekrit Kerajaan 1.7. 1379 H, dalam pecahan 1 – 100 riyal.
Raja tergiur menerbitkan uang kertas karena lebih menguntungkan daripada mencetak koin-koin riyal perak. Ide uang kertas diambil dari keberhasilan SAMA atas penerbitan uang kertas receipt yang berlaku dalam uji coba pada musim haji sepanjang tahun 1953-1957. Dengan menerbitkan Haj Pilgrim Receipt dalam satuan riyal perak, SAMA mulai menarik semua jenis koin emas dan perak yang beredar di Haramain. Para jamaah haji dari luar negeri pun diwajibkan menukarkan koin emas perak yang mereka bawa. Setelah populer, kupon haji itu pun kemudian dinyatakan tidak berlaku lagi sejak Oktober 1963 dan finalnya tanggal 20 Maret 1964, diganti dengan uang kertas riyal.

Celakanya sejak saat itu, ONH atau BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) wajib dibayar dalam uang kertas dolar AS, bukan dengan uang kertas riyal! Sebab Kerajaan Saudi Arabia telah menyepakati pula berlakunya perjanjian Bretton Wood (1944), yang menyatakan bahwa dolar AS adalah satu-satunya mata uang yang berlaku untuk transaksi internasional. Segala transaksi dengan koin dinar Hashimi dan riyal perak (1 riyal = 4 dirham), termasuk koin real Maria Theresadi batalkan oleh negara. Maka umat Islam sedunia berduka atas dibrangusnya mata uang syar’i: dinar dirham.

Genaplah sudah makna hadis dengan lafal berikut: “Tak seorang pun manusia yang tidak memakan riba” yang diriwayatkan oleh Abu Daud, semoga Allah merahmatinya. Dinar dan Dirham diberangus sampai dua kali, pertama 1914 oleh Sultan-sultan boneka sisa Daulah Utsmani (Turki), dan kedua 1964 oleh KSA tersebut di atas. Tapi para ulama belum dapat mengambil kesimpulan dari terbitnya uang kertas riyal ini, tentang status halal-haramnya uang kertas. Sampai, akhirnya, diterbitkan fatwa tentang uang kertas, pada tahun 1984, yang menyatakan bahwa uang kertas adalah halal.

Begitulah, sejauh sejarah Islam dapat kita ketahui, fatwa Saudi Arabia yang menghalalkan uang kertas, satu-satunya fatwa resmi dari suatu pemerintahan (“Islam”) di dunia ini. Tetapi, kisah ringkas sejarah ekonomi politik Saudi Arabia sebagaimana diuraikan di atas, kiranya cukup menjelaskan mengapa Saudi Arabia menggunakan riyal kertas, dan bukan Dinar emas dan Dirham perak.
Sumber : www. Wakalanusantara.com

Rabu, 06 Juni 2012

Krisis dollar telah diprediksi sejak tahun 1965.....


Pada pertengahan tahun 1944 ketika AS merasa telah memenangi sebagian besar Perang Dunia II,mereka memprakarsai konferensi Bretton Woods. Hasil kesepakatan Bretton Woods tentu menguntungkan AS sebagai penggagas. Inti kesepakatan Bretton Woods adalah janji AS untuk mendukung uang Dollarnya secara penuh dengan emas yang nilainya setara. 

Kesetaraan ini mengikuti konversi harga emas yang ditentukan tahun 1934 oleh Presiden Roosevelt yaitu US$35 untuk 1 troy ounce emas (setara dengan 31 gr emas). Negara-negara lain yang mengikuti kesepakatan tersebut awalnya diijinkan untuk menyetarakan uangnya terhadap emas ataupun terhadap Dollar. Dengan kesepakatan ini seharusnya siapapun yang memegang Dollar dengan mudah menukarnya dengan emas yang setara.
Namun kesepakatan Bretton Woods yang digagas AS ternyata diingkari sendiri olehnya. Secara perlahan tapi pasti mereka ternyata mengeluarkan uang yang melebihi kemampuan cadangan emasnya, bahkan secara sepihak mereka tidak lagi mengijinkan mata uang lain disetarakan terhadap emas atau harus dengan Dollar. 

Pemegang Dollar juga tidak bisa serta merta menukarnya dengan emas yang setara, tentu hal ini karena AS memang tidak memiliki jumlah cadangan emas yang seharusnya dimiliki setara dengan jumlah uang yang mereka keluarkan--saat itu AS hanya memiliki 22% dari jumlah cadangan emas yang harusnya mereka miliki!. Ketidakadilan ini mulai mendapat protes dari sekutu AS sendiri yaitu Generale De Gaulle Presiden Perancis (1959-1969) yang menyebut kesewenangan AS sebagai mengambil hak istimewa yang berlebihan (exorbitant privilege) pada tahun 1968.
Tiga tahun sebelumnya, pada tahun 1965, De Gaulle dalam pidatonya memperingatkan bahwa Dollar akan mengalami krisis. Dan memang pada tahun 1971 Dollar mengalami puncak krisis setelah Presiden AS saat itu Richard Nixon memutuskan untuk tidak lagi mengaitkan Dollarnya dengan cadangan emas yang mereka miliki--karena memang mereka tidak mampu lagi!
Berikut pidato De Gaulle yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris sbb :
Many countries accept as principle dollar as good as gold for the payment, of the difference existing to their advantage in the american balance of trade, this fact, lead americans into the debt, and to get to the debt for free, at the expenxe of other countries, because what the US owes them, it is paid, at least in part, with dollars they are the only allowed to emit considering the serious consequences a crisis would have, in such a domain we think that measures must be taken on time to avoid it we consider necessary international trade be established, as it was the case before the great misfortunes of the world on an indisputeable monetary base,and one that does not bear the mark of any paticular country.Which base? in truth, no one see,how one could really have..any standard criterion other than gold...
Yang artinya adalah, "Banyak negara yang menerima secara prinsip bahwa Dollar memiliki nilai sebaik emas sebagai alat pembayaran, yang mana selisih nilai antara keduanya (Dollar dan Emas) menjadi keuntungan AS dalam nercara perdangannya. Fakta ini, sesungguhnya membawa orang Amerika dalam perangkap utang, dan bebas dari utang tersebut karena melemparkan tanggung jawab utang tersebut ke negara lain (yang memegang dollar). Karena ketika AS semestinya berutang kepada mereka, dianggap lunas dengan berlakunya dollar sebagai mata uang resmi internasional. Maka pada akhirnya ketika hanya dollar menjadi satu-satunya mata uang internasional , maka berdampak pada krisis serius yang kita hadapi, maka pada saatnya timbangan dollar sebagai mata uang utama dunia mesti dihindari, agar perdagangan internasional tetap berjalan, sebelum kerugian besar dunia dalam standar moneter yang meragukan (dollar AS) benar-benar terjadi, dan tidak merasa menjadi mata uang paling sempurna terhadap negara lain. Jadi apa standar moneternya? sejujurnya , tidak ada standar moneter yang seharusnya (layak) sebagai standar moneter selain emas." (Ibnu Siena).

Selasa, 05 Juni 2012

Perampok terbesar bernama inflasi


Inflasi adalah kenaikan harga-harga atas barang dan jasa dalam kurun waktu tertentu. Ketika harga naik, maka nilai selembar uang kertas atau sekeping uang logam menjadi turun.

Inflasi adalah ketika harga-harga terus merangkak naik sebagai akibat dari pertumbuhan ekonomi atau terlalu banyaknya uang yang beredar di pasaran. Biasanya ditandai dengan naiknya gaji-gaji karyawan. Sayangnya kenaikan gaji tersebut tidak secepat kenaikan harga-harga kebutuhan pokok baik berupa barang dan jasa sehigga pada dasarnya standar hidup anda menurun.

Dampak negatif dari Inflasi adalah menyebabkan barang-barang menjadi langka dipasaran karena para konsumen cemas dengan kenaikan harga barang di keesokan harinya sehingga mereka terkena syndrom "hoarding of goods" ( menimbun barang-barang/penimbunan ). Karena mereka lebih tenang menyimpan barang-barang kebutuhan daripada uang. Karena berganti bulan berganti pula harga sehingga menyimpan uang sama dengan menyimpan masalah. Hal ini seperti ini sedang terjadi di Zimbabwe pada tahun 2008. Sungguh sangat mengerikan dampak dari hyperinflasi ini


Lihat gambar di atas?...bahkan untuk sepotong roti tawar pun,,,dibutuhkan uang kertas yang sangat banyak?...apakah ini yang disebut dengan takaran yang adil.....TENTU TIDAK.....

Dari tahun 1980 hingga 2008, tingkat inflasi tahunan rata-rata di Indonesia adalah 11,1%. Dalam kurun waktu tersebut, tingkat inflasi tertinggi terjadi pada tahun 1998, yaitu 77,5% yang disebabkan oleh krisis moneter yang melanda negeri ini. Untuk tahun 2012 ini sekitar 8-10 persen......

Apa dampak inflasi terhadap harga-harga di pasaran?
 Coba kita buat gambaran secara umum, tidak perlu pakai istilah ekonomi yang susah. Saat ini (2012) kalau kita makan siang di warung, harga sepiring nasi plus lauk ( telur ) adalah Rp.8000. Kalau plus teh manis jadi 10 ribu rupiah. Coba anda ingat baik-baik harga sepiring nasi 5 tahun atau 10 tahun yang lalu katakanlah tahun 2000. sepiring nasi rames dengan telur masih antara 2500 rupiah sampai dengan 3000 rupiah dan bayar kos-kosan masih 50 ribu perbulan. 

Tabel inflasi hingga tahun 2008



Katakanlah saat ini usia anda 30 tahun dan bekerja di perusahaan swasta. Anda masih memiliki 25 tahun masa kerja sebelum pensiun. Dengan asumsi tingkat inflasi sebesar 11.1% pertahun maka harga sepiring nasi yang sekarang 10000 Rupiah, maka 25 tahun lagi saat anda pensiun, harga sepiring nasi menjadi 125 ribu Rupiah. Angka tadi baru hasil perkiraan minimum setelah saya kalkulasi dengan Excel. Bisa jadi harga sepiring nasi 150 ribu rupiah. Mengejutkan sekali bukan? Kalau saat ini untuk biaya makan sebulan Rp.2.000.000 , maka 25 tahun lagi biaya untuk makan menjadi Rp.25.000.000 perbulan. Itu baru untuk kebutuhan hidup pokok yaitu makan. Berapakah total biaya yang anda habiskan perbulan saat ini? Rata-rata saat ini untuk hidup layak, dibutuhkan sekitar 5 juta perbulan. Itu sudah layak dengan catatan anda tidak memiliki hutang sehingga anda bisa menabung. 25 tahun yang akan datang setidaknya untuk bisa hidup dengan standard hidup layak, andak membutuhkan penghasilan sebesar 60 juta perbulan.

 Apakah saat ini anda ikut semacam program pensiun? Berapa kira-kira yang akan anda dapat saat pensiun nanti? Cukupkah untuk memenuhi kebutuhan hidup anda sebulan? Tentu sebagian besar akan ragu dan pesimis.

Saat ini kita tidak perlu membahas kelemahan uang kertas atau menyalahkan penggunaan uang kertas, yang paling penting saat ini adalah bagaimana caranya mengamankan harta kita dari dampak inflasi. Tentunya dengan investasi. Bisa berinvestasi dengan saham, tanah, ataupun emas. Harga tanah tiap tahun juga mengalami kenaikan, kalau anda tidak bermaksud menjual anda pun bisa menyewakannya atau memfungsikan untuk agrobisnis. Kalau anda membeli emas, maka bisa dipastikan harga emas makin mahal. Mahalnya emas bisa disebabkan oleh makin langkanya sumber daya emas, tidak imbangnya supply dan demand, dan tidak percayanya masyarakat terhadap uang kertas. Dan besarnya kenaikah harga emas bisa diluar perkiraan kita, karena emas merupakan sarana lindung nilai ( Hedging ) dan pembelinya adalah masyarakat di seluruh dunia bahkan bank-bank central memborong emas untuk cadangan devisa negara mereka. Emas mendapat gelar Zero Inflation. Karena nilainya tetap dari masa ke masa. Zaman Nabi 2000 tahun yang lalu harga seekor kambing 1 Dinar, sekarang masih 1 Dinar. Sama bukan? Karena dinar itu emas.

Saran kami, berpikirlah kedepan. Siapkan tabungan hari tua, pendidikan anak, dan masa depan keluarga dengan berinvestasi. Kerja keras selagi muda, dan nikmati masa tua...

Salam sukses..have A gold day!!!!!

Senin, 04 Juni 2012

Belenggu pribadi bernama ijazah


By : Muhaimin iqbal - Gerai dinar
Tahun 1994 saya diundang untuk ceramah di sebuah institut finansial di Wellington – New Zealand. Mereka secara khusus mengundang saya karena saya menjadi orang pertama di luar New Zealand yang memperoleh gelar profesi tertinggi di institut tersebut. Beberapa tahun kemudian saya memperolehnya pula dari institut sejenis di Inggris dan di Australia. Tanpa saya sadari, gelar profesi yang didambakan para professional ini ternyata justru membelenggu saya sampai 14 tahun kemudian.

Dalam bentuk apa belenggu ini ?, dalam bentuk iming-iming untuk tetap bekerja di bidang tersebut di berbagai institusi bergengsi di dalam maupun luar negeri – dengan berbagai fasilitasnya. Bahkan beberapa tahun setelah bisa melepaskan diri dari belenggu tersebut-pun godaan itu masih sering datang.

Problem yang mengganggu yang di Indonesia menyebabkan pengangguran terdidik dalam jumlah sangat besar, kurang lebih masalahnya antara lain juga sama yaitu apa yang saya sebut belenggu ijazah ini.

Bila Anda lulusan terbaik dari perguruan tinggi terbaik dari fakultas terbaik misalnya. Ada lowongan yang Anda bisa masuki sesuai keinginan Anda di bank umum nasional ternama dan pada saat yang bersamaan ada koperasi BMT di lingkungan Anda yang juga membutuhkan Anda.

Seandainya keduanya mampu memberikan penghasilan yang sama sekalipun, hampir pasti Anda akan pilih bekerja di Bank Umum nasional tersebut. Kemudian Anda akan berfikir , ndak apa ada riba disitu – ini untuk sementara, ini untuk belajar, ini untuk memperoleh pengalaman. Tanpa Anda sadari proses yang dikira sementara untuk belajar dan memperoleh pengalaman tersebut bisa berlarut sampai usia pensiun !. Ini adalah bentuk belenggu pertama.

Yang paling banyak adalah belenggu model kedua. Lulusan-lulusan biasa saja, dari fakultas biasa-biasa saja. Untuk ini Anda sudah meluangkan waktu dan jerih payah Anda sekurangnya selama 4 tahun. Lantas setelah mendapatkan ijazah, wajar kalau Anda sangat ingin ijazah tersebut berguna bukan ?, yaitu memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan ijazah Anda !.

Bagaimana kalau pekerjaan tersebut tidak cukup tersedia sehingga Anda harus berebut dengan puluhan ribu pemegang ijazah yang sama dengan Anda ?. Disitulah masalahnya, Ijazah Anda akan membelenggu Anda dari mengeksplorasi peluang-peluang lain diluar yang terkait dengan ijazah Anda.

Bisa jadi ada pekerjaan baik di sekitar rumah Anda yang tidak memerlukan ongkos transportasi yang mahal untuk ke kantor. Penghasilan Anda mungkin sedikit lebih rendah bila dibandingkan dengan bila bekerja di kantoran, tetapi karena tidak perlu ongkos ke kantor - bila dihitung penghasilan netto Anda akan sama atau bahkan lebih tinggi.

Tetapi belenggu ijazah akan menghalangi Anda untuk mengambil pekerjaan semacam ini karena nanti Anda atau orang-orang di sekitar Anda berpikir “kok sarjana cuma begini pekerjaannya…?”, “sayang ilmunya tidak diterapkan…dlsb. dlsb”.

Belenggu model ketiga adalah belenggu yang dikemas dengan ‘idealisme’. Belenggu ini akan bilang begini kurang lebih “saya bekerja dibidang ini bukan karena uang, tetapi karena ingin mengamalkan ilmu saya, ingin berbakti pada bangsa dan negara dlsb. dlsb”.

Untuk yang ketiga ini bila niat Anda lurus, mudah-mudahan diterima olehNya. Namun perlu Anda ingat bahwa sepanjang masa kerja Anda harus dijaga niat ini, jangan sampai di tengah jalan tergoda untuk korupsi, melakukan kecurangan, suap sana- suap sini, mengambil hak orang lain dlsb.

Lantas dengan ijazah-ijazah yang membelenggu ini apakh kita tidak perlu menyekolahkan anak kita tinggi-tinggi untuk memperoleh gelar sarjana misalnya ?. Tidak demikian juga, yang perlu dijaga adalah jangan sampai ijazah itu membelenggunya, itu saja  – ilmu-ilmunya sendiri selama ilmu itu bermanfaat dan dapat diamalakan –akan selalu baik untuk dikejar sampai setinggi mungkin.

Sebagaimana ijazah yang membellenggu, tanpa ijazah-pun juga jangan sampai membelenggu. Jangan sampai Anda enggan berkarya dibidang tertentu hanya karena tidak memiliki ijazah di bidang tersebut. Ilmu itu luas, bisa dipelajari secara formal maupun informal. Anda bisa menjadi apa saja dengan atau tanpa Ijazah !.

Apalagi dengan dunia internet yang menawarkan segala macam ilmu yang mudah dipelajari oleh siapapun yang mau dan mampu, maka kalau hanya pada tataran ilmu di bidang apapun – insyaallah itu bisa menjadi milik Anda.

Tetapi bukan hanya ilmu ini yang penting, ada yang lebih penting lagi yaitu apakah ilmu tersebut akan bisa Anda amalkan atau tidak. Kemudian masih ada yang jauh lebih penting lagi dari ilmu yang diamalkan ini, yaitu bisa menjadi amal yang ikhlas atau tidak.

Ketika sampai pada tingkatan amal yang ikhlas, maka tidak ada lagi kaitannya antara yang berijazah ataupun yang tidak – maka jangan biarkan keduanya (ijazah maupun tanpa ijazah) membelenggu kita semua.

Sabtu, 02 Juni 2012

Anak muda....Hayo mulai berbisnis....





Menjalankan bisnis memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bisa dibayangkan sulitnya mengawali sebuah bisnis. Jatuh bangun sudah biasa dialami.

Apalagi bila kalian masih berusia muda. Usai kuliah, biasanya tidak tahu apa yang akan dilakukan selain mencari kerja. Dalam situasi seperti ini, diperlukan tips dan trik dalam menjalankan suatu bisnis.

Berikut ini tujuh tips dan trik yang harus dipersiapkan sebelum membuka usaha  dalam buku bertajuk 99 Bisnis Anak Muda, karya Malhayanti dan Hendry E Ramdhan.

Lihat kecenderunganmu
Beragam pilihan untuk berbisnis mulai dari bisnis penjualan barang, jasa, pemikiran atau bidang lain dapat dijadikan pilihan untuk setiap orang membuka usaha. Namun semua usaha itu tidak dapat dikerjakan sendiri karena keterbatasan yang dimiliki setiap orang.

Untuk itu, sebelum membuka usaha ada baiknya dilihat dulu bidang dan kecenderungannya, sehingga saat menjalankan usaha yang akan ditekuni akan berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan dan diinginkan.

"Jika berbisnis berdasarkan kecenderungan diri, pasti akan senang untuk menjalankannya karena bisnis tersebut sesuai dengan jiwa pebisnis yang akan menjalani bisnisnya," tutur Malhayanti.

Jangan lupa niat (motivasi)

Perlunya meniatkan bisnis untuk keperluan yang baik-baik. Misalnya, untuk meringankan beban orangtua, mau mandiri, mau punya banyak pengalaman, dan lain-lain.

Mengapa motivasi penting? Karena ketika motivasi mulai turun, kalian bisa bangkit lagi jika ada sesuatu yang akan dicapai, sehingga bisa bersemangat lagi untuk mengembangkan bisnis.

Kejujuran dan kepercayaan

Dengan kejujuran, akan mudah mendapat kepercayaan orang yang merupakan modal yang sangat besar untuk kelangsungan bisnis. Saat ini kejujuran menjadi barang langka, sangat sulit ditemukan dan sangat berharga, sehingga kejujuran perlu dijaga.

Kreativitas dan inovasi tiada batas

Ciri khas menjadi hal terpenting bagi bisnis. Begitu pun inovasi, karena ketika produk yang diproduksi ditiru oleh orang lain, maka sikap positif yang perlu dilakukan yaitu segera membuat inovasi baru.

Promosi dengan pameran

Momen pameran bisa dijadikan salah satu alternatif untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Dengan mengikuti pameran hanya mengeluarkan uang untuk membayar stan tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk memasang iklan. Jangan lupa untuk mencantumkan kartu nama agar mudah dihubungi.

Manajemen waktu

Meluangkan waktu untuk keluarga atau orang terdekat adalah hal yang penting di tengah kesibukan berbisnis. Baik itu untuk sekadar mengendurkan urat syaraf dengan aktifitas berbisnis.

Mental yang tangguh

Butuh mental setangguh baja untuk bertahan dan terus mengembangkan bisnis. Menyeting mental yang tangguh tersebut tentu saja tidak muncul begitu saja tanpa ada proses latihan yang terus menerus.


So...buat anak-anak muda,,generasi bnagsa,,,,Have A gold Day!!!!!

Jumat, 01 Juni 2012

10 Sumber modal usaha....


By : Muhaimin iqbal - Gerai dinar

Ketiadaan modal sering dikambing hitam-kan oleh para (calon) entrepreneur yang gagal dalam (memulai) usahanya. Harus diakui bahwa meskipun modal bukan satu-satunya faktor dominan dalam merintis usaha, ketiadaan modal memang bisa menjadi kendala. Agar ketiadaan atau kekurangan modal ini tidak berakibat fatal bagi (rencana) usaha Anda, berikut saya sampaikan 10 jalan untuk memperoleh modal usaha. Saya yakin minimal satu atau beberapa diantaranya – pasti ada yang cocok untuk Anda.

Saya urutkan dari yang paling mudah atau familiar dahulu :

1.     Sweat Equity, modal keringat atau dalam bahasa kita lebih sering disebut modal dengkul. Potensi ini sering diabaikan padahal usaha-usaha besar seperti Microsoft, Facebook dlsb. dimulai dari modal dengkul ini. Artinya mulai usaha dengan apa yang ada pada diri Anda, ini yang paling mudah.
2.     Saving atau tabungan, bila Anda selama ini bekerja pada perusahaan atau instansi lain – besar kemungkinan Anda memiliki sejumlah tabungan baik di bank, dana pensiun, asuransi, pesangon perusahaan dlsb. Ini juga mudah, Anda tinggal mencairkannya dan mulai usaha.
3.     Friend & Family, Anda pasti juga punya teman dekat dan keluarga dekat. Bila di antara mereka ada yang memiliki kemampuan financial untuk memodali usaha Anda, maka yang ini biasanya juga tidak terlalu sulit untuk meyakinkannya.
4.     Angel Investor, pemodal individu yang tertarik dengan usaha Anda. Ini bisa siapa saja – tidak harus teman atau keluarga, asal Anda bisa meyakinkan dengan ide dan peluang usaha Anda – Anda bisa memperoleh modal dari mereka. Saya mengenal beberapa orang dari mereka ini, dan Anda bisa sampaikan ide Anda bila mau via saya. Hanya mereka ini sangat selektif, mereka memilih usaha kadang bukan karena pertimbangan bisnis, bisa karena selera dlsb. - jadi jangan kecewa bila ide usaha Anda ditolak.
5.     Venture Capital, mereka ini adalah perusahaan-perusahaan yang tertarik dengan usaha-usaha baru yang memiliki prospek yang sangat baik.  Mereka tidak segan untuk menanggung resiko investasi di usaha baru tetapi mereka juga punya ekpektasi besar terhadap hasil dari investasinya, jadi mereka akan sangatdemanding.
6.     Loan atau pinjaman, pada umumnya ini dari bank dan menuntut Anda untuk mempersiapkan segala sesuatunya sesuai standar bank. Bank biasanya hanya tertarik untuk usaha yang sudah jalan dan memilikitrack record yang baik.
7.     Merger and Acquisition , ini juga salah satu jalan untuk mendanai usaha melalui penggabungan dengan usaha lain yang secara sinergis bisa memperkuat perusahaan Anda baik dari sisi modal , pasar, resourcesdlsb.
8.     Initial Public Offering (IPO) atau menjual saham perusahaan Anda ke public. Persyaratannya cukup berat dan perusahaan Anda harus sudah exist beberapa tahun dan membukukan keuntungan.
9.     Crowd Funding atau pembiayaan oleh massa, ini adalah model pembiayaan baru dan potensinya luar biasa. Ide dasarnya adalah di jaman teknologi ini, bila Anda memiliki ide cemerlang dan unique kemudian Anda komunikasikan dengan baik – maka bisa saja ribuan orang di luar sana tertarik untuk rame-rame mendanainya. Karena potensinya yang luar bisa ini, di Amerika bahkan baru ditanda tangani oleh Obama undang-undang khusus masalah ini yaitu JOBS Act  (Jumpstart Our Business Startups Act) 2012.
10.   Mudharrabah Muqayyadah dengan melibatkan bank syariah sebagai juru tulis professional. 
Crowd Funding atau pembiayaan oleh massa saya taruh di no 9 bukan karena lebih sulit dari IPO, tetapi semata-mata karena hal baru sehingga diperlukan learning process dari semua pihak baik itu (calon) entrepreneur-nya, investor-nya, regulator-nya dlsb.

Mudharrabah Muqayyadah dengan melibatkan bank syariah sebagai juru tulis professional saya taruh di nomor terakhir juga bukan karena yang paling sulit, tetapi karena ‘ide’-nya yang tidak biasa di dunia pembiayaan atau permodalan, sehingga kita masih akan perlu naik gunung turun lembah untuk mensosialisasikan dan meyakinkan semua pihak tentang solusi permodalan yang satu ini. Namun melihat potensinya yang luar biasa, saya yakin solusi Mudharrabah Muqayyadah ini tidak akan kalah dengan JOBS Act 2012-nya Obama.

Dengan begitu banyaknya jalan untuk memperoleh permodalan, minimal satu atau beberapa di antara 10 jalan permodalan tersebut pasti ada yang fit untuk (rencana) usaha Anda, jadi tidak ada alasan untuk tidak memulai usaha hanya gara-gara kendala modal !, insyaAllah.